28-29 Maret 2024 – Kursus Trauma Internasional selama 1,5 hari yang diselenggarakan bersama oleh Departemen Trauma Rumah Sakit Ketiga Universitas Peking dan Double Medical Institute berhasil diselenggarakan di Beijing. Acara ini menghadirkan 13 pakar dan akademisi dari enam negara termasuk Rusia, Afrika Selatan, Thailand, Bulgaria, dan Chili, dengan fokus pada inovasi teknologi mutakhir dan aplikasi praktis di bidang kedokteran trauma. Diskusi berkisar pada upaya mendorong kerja sama dan pertukaran internasional dalam kedokteran trauma.
01. Perspektif Global, Analisis Mutakhir
Dalam sesi pengajaran teori, Profesor Tian Yun dan Profesor Zhou Fang dari Rumah Sakit Ketiga Universitas Peking menyampaikan kuliah khusus tentang aplikasi canggih teknologi pencetakan 3D dan sistem bedah PFUN. Selain itu, Profesor Tian Yun, Profesor Zhou Fang, Profesor Lv Yang, Dr. Liu Bingchuan dari Rumah Sakit Ketiga Universitas Peking, Profesor Kubicek Juraj dari Afrika Selatan, Profesor Patsaporn Onsitong dari Thailand, dan Profesor Carlos Marcel Bustamante San Martín dari Chili bersama-sama mempresentasikan studi kasus tentang pemilihan pengobatan untuk kasus trauma kompleks. Para peserta terlibat dalam diskusi dan pertukaran yang hidup, mengeksplorasi topik-topik tersebut secara mendalam.
02. Bedah Simulasi, Penguasaan Keterampilan
Dalam sesi demonstrasi bedah, yang dibagi menjadi dua kelompok, Profesor Tian Yun memandu penanganan osteomielitis dan defek tulang, dengan fokus pada aplikasi inovatif teknologi pencetakan 3D dalam perbaikan defek tulang. Sementara itu, Profesor Zhou Fang menginstruksikan penanganan fraktur pinggul, memberikan penjelasan rinci tentang teknik dan tantangan bedah PFUN, secara efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dalam penanganan fraktur kompleks.

Profesor Tian Yun menyatakan bahwa kursus trauma internasional ini sangat sukses dan menandai awal kerja sama antara Rumah Sakit Ketiga Universitas Peking dan lembaga akademis trauma di berbagai negara peserta, serta berharap adanya kolaborasi yang lebih dalam di masa depan. Profesor Arnold John Phillip dari Afrika Selatan dan Profesor Zhaglin Anton dari Rusia menyarankan untuk memperkuat kerja sama proyek internasional, pertukaran personel, dan pelatihan mahasiswa pascasarjana di bidang penelitian material medis. Mereka berharap Double Medical Institute akan terus membangun platform pertukaran internasional tingkat tinggi, yang bermanfaat bagi pasien trauma di seluruh dunia.

Berakar pada praktik klinis dan melayani kebutuhan klinis, sebagai perusahaan terkemuka di industri perangkat medis dalam negeri, Double Medical akan terus fokus pada kebutuhan klinis yang belum terpenuhi. Dengan memperkuat pembangunan akademis dan investasi inovatif, perusahaan ini bertujuan untuk mempromosikan penelitian dan transformasi lebih banyak teknologi terdepan global dan produk inovatif, menyediakan kebijaksanaan dan kekuatan “Double Medical” bagi perkembangan industri perangkat medis nasional yang berkembang pesat.